Liputan6.com, Jakarta Kapten Manchester United Bruno Fernandes dikatakan terbuka pada peluang pindah ke klub Major League Soccer (MLS).
Pemain internasional Portugal itu memang sudah beberapa kali dikaitkan dengan pintu keluar Old Trafford musim panas ini, menyusul situasi klub yang tak kunjung membaik.
Manchester United tercatat menelan tiga kekalahan beruntun dari tiga pertandingan resmi yang mereka lakoni di awal musim. Tren itu baru berhenti ketika Setan Merah menang tipis 3-2 atas Burnley pada Sabtu (30/8/2025).
Menurut kabar, kelemahan MU tersebut sebenarnya sudah coba dimanfaatkan oleh klub-klub Arab Saudi. Beberapa dari mereka coba menyodorkan gaji besar demi merekrut Bruno Fernandes, tetapi ditolak oleh pemain berusia 30 tahun.
Kendati begitu, laporan terbaru mengungkap ada peluang sang kapten berubah pikiran dan memutuskan cabut dari Old Trafford.Melansir Football Transfer, rasa frustrasi Fernandes terhadap kondisi MU saat ini ditambah spekulasi soal transfernya yang terus bermunculan bisa saja mendorong dia hijrah ke Amerika Serikat.
Kebetulan CaughtOffside mengungkap kapten Manchester United memang menarik minat klub di MLS. Ada tim disebut tertarik menampung dia, meski tak disebutkan secara spesifik namanya.
Bintang Portugal sendiri juga digadang-gadang terbuka untuk pindah ke sana.Terlepas dari kabar itu, Football Transfers menegaskan fans Manchester United tak perlu cemas bakal ditinggal kaptennya di musim panas 2025.
Bruno Fernandes tak mungkin pindah di sisa waktu yang ada sebab jendela transfer MLS sendiri sudah ditutup sejak 21 Agustus lalu.
Kesepakatan apa pun antara tim Amerika dan pemain berusia 30 tahun itu baru bisa terwujud pada tahun 2026. Klub MLS yang berminat juga perlu kerja keras merayu Manchester United sebab mereka diyakini tak bakal bisa menyamai biaya transfer yang ditawarkan pesaing-pesaing dari Arab Saudi.Manchester United diprediksi bakal meminta mahar senilai lebih dari 100 juta euro andai kaptennya memilih pindah dari Old Trafford setelah diminati itm-tim Arab Saudi di bursa transfer musim panas ini.
Angka itu tak mungkin turun terlalu drastis jika Fernandes kembali dikaitkan dengan pintu keluar MU tahun depan.
Sementara itu, klub-klub MLS sendiri musim panas ini tak banyak mengeluarkan uang untuk membeli pemain. LAFC, yang memecahkan rekor transfer MLS musim panas ini saja, cuma menghabiskan 22 juta euro saat mengangkut Son Heung-min dari Tottenham Hotspur.