Kylian Mbappe Minta Suporter Real Madrid Berikan Kritik ke Tim, Bukan ke Individu
Kylian Mbappe memberikan tanggapannya setelah Real Madrid mengalami tekanan dari suporter di Santiago Bernabeu. Penyerang asal Prancis itu meminta agar kritik yang diberikan diarahkan kepada tim secara keseluruhan, bukan hanya kepada individu seperti Vinicius Junior dan Jude Bellingham.
Suporter Madrid menunjukkan kekecewaan mereka saat Madrid berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Levante di LaLiga. Reaksi tersebut dipicu oleh kekalahan Madrid di final Piala Super Spanyol dan tersingkir dari Copa del Rey.
Kritik kepada Tim, Bukan Individu
Vinicius dan Bellingham menjadi sasaran kritik paling keras dari suporter di tribun penonton. Bahkan, ada suporter yang meminta agar presiden klub, Florentino Perez, mundur dari jabatannya.
Mbappe menyampaikan pendapatnya dalam konferensi pers menjelang laga Liga Champions melawan AS Monaco. Dia menegaskan bahwa semua pemain bertanggung jawab atas situasi yang timbul, bukan hanya satu atau dua nama saja.
Penekanan Terlalu Besar pada Individu
Mbappe memahami kemarahan publik terhadap performa tim, namun ia mengatakan bahwa cara menyampaikan kritik perlu lebih adil. Menurutnya, kegagalan bukan hanya berada di pundak satu atau dua pemain, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh tim.
“Saya memahami para penggemar, tetapi satu hal yang tidak saya sukai adalah jika mereka bersiul, mereka seharusnya bersiul kepada seluruh tim,” ujar Mbappe. “Mereka tidak seharusnya hanya menyasar satu pemain. Ini kesalahan seluruh tim, para penggemar Madrid tidak melawan kami, mereka hanya marah dan itu wajar,” tambahnya.
Kesalahan Bukan Hanya Milik Satu Pemain
Vinicius Junior telah mengalami musim berat dengan performa menurun dan spekulasi tentang masa depannya. Konflik terbuka dengan Xabi Alonso saat ditarik keluar dalam laga El Clasico juga semakin memperparah situasinya.
Mbappe menegaskan bahwa tekanan yang dialami rekan setimnya terlalu besar dan tidak sepenuhnya adil. Dia menekankan bahwa masalah performa adalah tanggung jawab bersama seluruh tim.
“Ini bukan kesalahan Vini jika kami tidak bermain baik. Jika mereka ingin bersiul, biarkan mereka bersiul kepada seluruh tim,” kata Mbappe. “Saya sangat menyayanginya, kami sebagai tim harus melindunginya lebih baik. Dia harus tahu bahwa dia tidak akan pernah sendirian di Real Madrid,” tambahnya.
Dengan memberikan tanggapannya ini, Mbappe berharap agar suporter Real Madrid dapat memberikan dukungan dan kritik secara adil kepada tim secara keseluruhan, demi memperbaiki performa dan meraih kesuksesan bersama.
Penekanan pada Kritik yang Konstruktif
Dalam situasi di mana tekanan dari suporter semakin terasa, Kylian Mbappe menekankan pentingnya memberikan kritik yang konstruktif kepada tim. Menyalahkan individu secara berlebihan tidak akan membantu memperbaiki performa tim secara keseluruhan. Sebagai seorang pemain top, Mbappe memahami bahwa dalam sepakbola, kritik adalah bagian dari perjalanan untuk menjadi lebih baik.
Menyoroti kesalahan individu tanpa melihat konteks tim secara keseluruhan dapat merugikan semangat dan kepercayaan diri anggota tim. Oleh karena itu, Mbappe mengajak suporter untuk lebih bijak dalam memberikan dukungan dan kritik agar dapat membantu tim bangkit dari situasi sulit.
Menjaga Solidaritas Tim
Sebagai bagian dari tim, solidaritas dan dukungan antar pemain sangatlah penting. Mbappe menunjukkan bahwa dalam situasi sulit, seperti yang dialami Madrid saat ini, adalah saat-saat di mana tim harus bersatu dan saling mendukung. Menyalahkan satu atau dua pemain secara terus-menerus hanya akan merusak keharmonisan dalam tim.
Dengan mengingatkan bahwa kegagalan bukan hanya milik satu individu, Mbappe mengajak semua pihak untuk menjaga semangat kolektif dalam menghadapi tantangan. Solidaritas dan kerja sama di lapangan adalah kunci untuk mencapai tujuan bersama.
Merangkul dan Membangun Ketahanan Mental
Ketahanan mental adalah hal yang penting bagi seorang atlet, terutama dalam menghadapi tekanan dan kritik dari luar. Mbappe menekankan pentingnya merangkul rekan satu tim yang mungkin sedang mengalami masa sulit, seperti yang dialami oleh Vinicius Junior.
Dengan memberikan dukungan dan rasa percaya kepada rekan setim, Mbappe berharap dapat membantu membangun ketahanan mental dan mengatasi tekanan yang dihadapi. Hal ini penting untuk menciptakan lingkungan yang positif di dalam tim dan memperkuat hubungan antar pemain.
Dengan sikap bijak dan pemahaman mendalam tentang dinamika tim, Kylian Mbappe memberikan contoh kepemimpinan yang kuat dan peduli terhadap keseluruhan tim. Dukungan dan kritik yang seimbang akan membantu Madrid keluar dari krisis yang sedang dihadapi dan kembali meraih kesuksesan di pentas sepakbola.


